ilustrasi Moto GP. Antara Foto

KBR - Bos Tim Ducati di Moto GP, Claudio Domenicali mengaku kesulitan untuk memilih siapa pebalap yang akan tinggal dan pergi. Saat ini, pabrikan asal Italia itu memiliki Andrea Ianone dan Andrea Dovizioso. Pasca keputusan Jorge Lorenzo bergabung dengan Ducati musim depan, tim tersebut harus mendepak salah satu pebalapnya.

Baik Ianone dan Dovi sama-sama baru mencicipi satu kali podium, Dovi di posisi dua dan Iannone di urutan tiga. Jika berkaca pada raihan musim kemarin, Dovizioso punya hasil lebih baik dengan lima kali naik podium berbanding tiga punya Iannone. Meski begitu, Iannone menawarkan potensi jangka panjang lebih besar karena baru berusia 26 tahun sementara Dovizioso empat tahun lebih tua.

"Saya rasa kedua Andrea punya kesempatan yang bagus. Keduanya terbukti kompetitif, jadi ini akan jadi sebuah pilihan yang rumit yang akan memberikan kami sejumlah rasa penyesalan," kata Domenicali seperti dikutip Motorsport.

Ia melanjutkan, "saya rasa itu akan jadi sebuah proses yang cukup transparan. Normalnya Gigi (Luigi Dall'Igna - manajer tim) dan anak-anak dari departemen balap melakukan evaluasi menyeluruh," tambahnya.

Hasrat untuk kembali memenangi kejuaraan dunia membuat Ducati meminang Jorge Lorenzo. Titel 2007 bersama Casey Stoner sejauh ini masih jadi satu-satunya raihan mereka dalam 13 musim yang telah berjalan di MotoGP. (Motorsport)

Editor: Sasmito Madrim

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!