Wenger Menyesal Lepas Fabregas

Manajer Arsenal Arsene Wenger mengaku menyesal mengizinkan Cesc Fabregas pergi, namun dia meminta para pendukung untuk menghormati pemain tengah Chelsea itu saat kedua klub bertemu akhir pekan ini.

Jumat, 24 Apr 2015 07:29 WIB

Arsene Wenger (foto: Antara)

Manajer Arsenal Arsene Wenger mengaku menyesal mengizinkan Cesc Fabregas pergi, namun dia meminta para pendukung untuk menghormati pemain tengah Chelsea itu saat kedua klub bertemu akhir pekan ini. 

Pemain berusia 27 tahun itu meninggalkan Emirates Stadium pada 2011 dan pindah ke Barcelona. Namun setelah gagal menembus tim utama di Barca, dia kembali ke Liga Primer pada musim lalu dan bergabung di skuad asuhan Jose Mourinho. 

Wenger sempat menolak merekrut kembali Fabregas dan pemain itu memilih bergabung di Chelsea, yang berpeluang besar meraih gelar liga Inggris. 

”Penyesalan saya adalah mengizinkan dia pergi. Tapi saya ingin semua pemain dihormati,” kata manajer asal Prancis itu. 

Wenger juga berkomentar soal Alexis Sanchez yang dicalonkan meraih gelar pemain terbaik PFA musim ini. Pemain itu bersaing dengan Eden Hazard, Harry Kan, Diego Costa, David de Gea dan Philippe Coutinho. 

“Ini musim pertama bagi Alexis. Saya yakin dia bakal bersaing ketat dengan Hazard untuk meraih gelar pemain terbaik,” tambah Wenger. 

Alexis tampil luar biasa di musim pertamanya di Emirates setelah pindah dari Barcelona. Dia mampu membuat 22 gol di semua kompentisi dan membantu terciptanya 11 gol. Sementara Hazard menjadi andalan Chelsea dengan mencetak 18 gol dan 14 assist. (goal) 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi