Reid Pilih Bertahan di West Ham

Winston Reid akhirnya memutuskan memperpanjang kontraknya untuk tetap bertahan di West Ham. Alasannya, kata Reid, lantaran klub London tersebut tengah menuju arah yang tepat.

Senin, 20 Apr 2015 13:04 WIB

KBR - Winston Reid akhirnya memutuskan memperpanjang kontraknya untuk tetap bertahan di West Ham. Alasannya, kata Reid, lantaran klub London tersebut tengah menuju arah yang tepat. 

Sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Tottenham Hotspur dan Arsenal di musim panas mendatang, Reid mengakhiri spekulasi tersebut dengan membubuhkan tanda tangannya di lembar kontrak baru berdurasi enam setengah tahun. 

Pemain asal Selandia Baru itu merasa yakin bisa memenuhi ambisinya di West Ham, yang mulai musim 2016/2017 akan pindah ke Olympic Stadium. Dikutip dari Sky Sports News, Reid meyakini klub tersebut akan menjadi klub yang sangat besar. Namun kata dia, butuh waktu yang lama, yang mungkin belum mampu terwujud dalam beberapa tahun ke depan. Untuk sementara, West Ham tengah menempati urutan kesepuluh dengan raihan 43 poin.

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

Sumur Minyak Tradisional Terbakar, Puluhan Warga Aceh Timur Mengungsi

  • Polisi Masih Selidiki Kebakaran Sumur Minyak di Aceh
  • Pemerintah Hong Kong Janji Bantu Indonesia Ungkap Kasus Bank Century
  • Dortmund Pertimbangkan Gunakan Jasa Arsene Wenger

Anda berencana ke luar negeri? Ingin beli oleh-oleh, tapi takut kena pajak? Pada 1 Januari 2018, pemerintah menerbitkan regulasi baru untuk impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut.