PT Liga Indonesia: Keputusan ISL 2015 di Tangan PSSI

Kompetisi dihentikan per 12 April 2015.

Minggu, 12 Apr 2015 19:11 WIB

Indonesia Super League

Indonesia Super League

KBR, Balikpapan - PT Liga Indonesia menyerahkan keputusan terkait kompetisi Indonesia Super League ISL 2015 ke PSSI. 

Presiden PT Liga Indonesia Syahril HM Taher mengatakan, laga antara Barito Putra dan Gresik United kemarin malam, menjadi pertandingan terakhir ISL. PT Liga juga sudah mengirimkan surat ke masing-masing managemen klub peserta ISL pada sejak Jumat lalu. Dalam surat itu disebutkan kompetisi ISL dihentikan sejak tanggal 12 April hingga batas waktu yang tak ditentukkan.

"Kemungkinan saja bisa saja 16 klub tidak ikut semua (karena campur tangan BOPI). Memang sengaja dihentikan supaya dia tahu (BOPI). Jadi (dinetikan) bukan dari tanggal 12 sampai 25 (April), gak ada batasnya (kapan kembali digelar), tunggu saja (keputusan) dari Federasi (PSSI)," kata Syahril HM Taher, Minggu (12/4/2015). 

Dia menambahkan, PSSI dan PT Liga Indonesia hingga kini masih tetap berkomitmen jika ISL kembali digelar. Kompetisi tertinggi di Indonesia itu tetap diikuti 18 klub, bukan 16 klub seperti yang diinginkan BOPI maupun Kemenpora. 

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.