Persib Bertekad Juara Grup H Piala AFC

Lolos ke fase berikutnya dengan predikat juara Grup H jadi tujuan terdekat dari Persib. Mereka kini di puncak klasemen dengan tujuh poin hasil dua kali menang dan satu kali imbang.

Senin, 13 Apr 2015 14:26 WIB

Para pemain Persib (foto: Antara)

KBR - Persib Bandung bertekad meraih kemenangan ketiga di ajang Piala AFC 2015 Grup H, kontra Lao Toyota FC, Selasa (14/4/2015). 

Dalam lawatan tim Maung Bandung ke Laos tersebut, pelatih Djadjang Nurdjaman memboyong 18 pemain. Empat pemain harus rela ditinggal seperti Jajang Sukmara, Rudiyana, striker asing Ilija Spasojevic dan kiper I Made Wirawan yang menderita cedera. 

Lolos ke fase berikutnya dengan predikat juara Grup H jadi tujuan terdekat dari Persib. Mereka kini di puncak klasemen dengan tujuh poin hasil dua kali menang dan satu kali imbang. 

Kendati Lao FC pernah takluk 1-0 dari Persib di Stadion Si Jalak Harupat. Persib harus mewaspadai kejutan Lao di laga nanti, apalagi tim arahan David Booth tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

Editor: Antonius Eko  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPK Mulai Kerjakan Berkas Korupsi e-KTP Setya Novanto

  • Musim Kemarau BPBD Situbondo Waspada Bencana Kebakaran Hutan
  • Tujuh Orang Tewas akibat Crane Ambruk di Cina
  • Rumor Transfer Neymar Bikin Manajer Liverpool Heran

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.