Kroasia harus menjalani laga kualifikasi Euro 2016 melawan Italia tanpa disaksikan pendukungnya. Hal terjadi setelah fans Kroasia membuat kerusuhan saat menang 5-1 atas Norwegia. 

Komisi disiplin UEFA menyebut, pendukung Kroasia terbukti melakukan pelecehan rasial dan menyalakan serta melempar kembang api saat kaga Grup H di stadion Maksimir, Zagreb pada 28 Maret lalu. UEFA juga menjatuhkan denda kepada Federasi Sepak Bola Kroasia sebesar Rp 693 juta. 

Laga melawan Norwegia itu juga harus dilaksanakan dalam kondisi stadion ditutup setengah meyusul kerusuhan saat Kroasia bermain imbang 1-1 melawan Italia di San Siro pada November tahun lalu. 

Federasi Sepak Bola Kroasia diperintahkan mengosongkan 8000 tempat duduk setelah pendukung mereka mengganggu jalannya pertandingan di San Siro dengan melempar kembang api ke lapangan. (toronto sun) 

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!