Pemilik Baru Milan Janji Datangkan Kembali Ancelotti

Bee Taechaubol akan berusaha membujuk pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti untuk kembali ke AC Milan. Upaya ini akan dilakukan setelah Bee resmi mengambil alih klub pada pekan depan.

Rabu, 22 Apr 2015 09:04 WIB

Bee Taechaubol akan berusaha membujuk pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti untuk kembali ke AC Milan. Upaya ini akan dilakukan setelah Bee resmi mengambil alih klub pada pekan depan. 

Pengusaha asal Thailand itu akan kembali ke Milan pada Minggu (26/4/2015) untuk meneken kesepakatan pembelian 65 persen saham Milan dari Silvio Berlusconi. Dia akan membayar langsung 25 persen saham itu, sementara sisanya 40 persen akan dicicil selama setahun. 

Real Madrid saat ini berada di peringkat dua La Liga, dua poin di belakang pimpinan klasemen Barcelona. Mereka akan menghadapi klub sekota Atletico Madrid pada Kamis (23/4/2015) dini hari di laga kedua perempat final Liga Champions. 

Namun, keberadaan Ancelotti di mata Presiden klub Florentino Perez sudah tak begitu bagus menyusul menurunnya penampilan klub pada 2015. 

Bee menilai pelatih berusia 55 tahun adalah satu dari dua target utama. Satu pelatih lainnya adalah pelatih timnas Italia Antonio Conte. 

Ancdelotti sendiri sudah mengungkapkan keinginannya untuk berkerja di luar Italia. Namun menurutnya, Milan adalah satu-satunya klub yang akan dilatihnya jika harus kembali ke negaranya. 

Ancelotti menangani Milan pada 2001. Pelatih asal Italia itu mempersembahkan dua Liga Champions, satu gelar juara Serie A. dua Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub selama delapan tahun melatih di San Siro. (goal) 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.