Pemerintah Yunani Kritik FIFA dan UEFA

Pemerintah Yunani mengkritik ancaman FIFA dan UEFA. Kedua lembaga itu mengancam membekukan Federasi Sepakbola Yunani (EPO) dengan hukuman larangan berkecimpung di berbagai ajang kompetisi FIFA dan UEFA.

Jumat, 24 Apr 2015 09:52 WIB

KBR - Pemerintah Yunani mengkritik ancaman FIFA dan UEFA. Kedua lembaga itu mengancam membekukan Federasi Sepakbola Yunani (EPO) dengan hukuman larangan berkecimpung di berbagai ajang kompetisi FIFA dan UEFA. 

Hal tersebut lantaran keduanya tak ingin EPO dicampuri pemerintah dalam merancang undang-undang olahraga baru. Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut diberi nama “Langkah-langkah konfrontasi kekerasan dalam olahraga-olahraga Yunani dan aturan lainnya”. 

RUU itu akan dikaji Komite Urusan Budaya Yunani pada 27-30 April mendatang. Parlemen baru akan membahasnya pada 4-5 Mei 2015. 

Dikutip dari The Guardian, ancaman FIFA dan UEFA itu dikritik Deputi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Agama Yunani, Stavros Kontonis. Dia menganggap kedua badan sepakbola itu tidak tertarik untuk membantu mencarikan jalan keluar sepakbola Yunani, yang di musim ini sudah tiga kali terjadi penghentikan pertandingan karena kerusuhan suporter. 

Kontonis juga telah mengundang FIFA dan UEFA untuk datang ke Athena dan membahas masalah tersebut, sebelum RUU negara itu dibahas oleh otoritas internal.

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Intensitas Arus Balik di Stasiun Pasar Senen Meningkat

  • Pasca Lebaran, Harga Sejumlah Komoditas Pangan Masih Tinggi
  • Di Yogyakarta, Obama Minta Minim Penjagaan
  • Defoe Bisa Gabung Bournemouth dengan Gratis

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?