Pemain Ini Senasib dengan Suarez

Pemain tengah kesebelasan Dagenham and Redbridge, Joss Labadie dilarang terlibat dalam semua kegiatan sepak bola selama enam bulan setelah terbukti bersalah menggigit pemain lawan untuk kedua kalinya.

Kamis, 16 Apr 2015 06:37 WIB

Joss Labadie (foto: bbc_

Pemain tengah kesebelasan Dagenham and Redbridge, Joss Labadie dilarang terlibat dalam semua kegiatan sepak bola selama enam bulan setelah terbukti bersalah menggigit pemain lawan untuk kedua kalinya. 

Vonis untuk pemain berusia 24 tahun itu dijatuhkan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah dia terbukti bersalah menggigit pemain belakang Stevenage, Ronnie Henry dalam laga League Two bulan lalu. 

Labadie juga pernah dihukum 10 pertandingan setelah komisi independen menyatakan pemain itu melakukan kekerasan terhadap dua pemain Chesterfield, Armand Gnanduillet dan Ollie Banks, saat dia masih membela kesebelasan Torquay United musim lalu. 

Dagenham and Redbridge mengungkapkan Labadie kembali dinyatakan bersalah karena menggigit pemain lawan dan akan absen untuk jangka waktu yang lama. (goal) 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.