Parma Kembali Dihukum Pengurangan Poin

Harapan tipis Parma untuk menghindari degradasi dari Serie A akhirnya tertutup setelah klub mengalami pengurangan empat poin terkait masalah keuangan.

Jumat, 17 Apr 2015 07:36 WIB

Harapan tipis Parma untuk menghindari degradasi dari Serie A akhirnya tertutup setelah klub mengalami pengurangan empat poin terkait masalah keuangan. 

Klub yang berada di dasar klasemen itu memiliki utang hingga Rp 2,6 triliun dan sudah dikurangi tiga poin karena gagal membayar gaji pemain dan staf sejak musim panas tahun lalu. 

Tiga pertandingan tanpa kekalahan, dimana salah satunya adalah saat menang 1-0 atas pemuncak klasemen Juventus akhir pekan lalu, mengangkat semangat para pemain Parma untuk berusaha menghindari degradasi. 

Namun, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengumumkan bahwa Parma akan dihukum pengurangan empay poin karena masih tak mampu membayar gaji stafnya. Pengurangan ini membuat Para, yang akan bertandang ke Empoli pada akhir pekan, membuat klub terpaut 17 poin dari zona aman dengan masih menyisakan delapan pertandingan. 

Degradasi bisa membuat Parma turun ke Serie B, namun klub itu bakal bermain di divisi empat sepak bola Italia juga mereka gagal menemukan pemilik baru pada musim panas ini. (goal) 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jokowi: Bantuan untuk Kabupaten Asmat Terkendala Akses Transportasi

  • Pemikul Sabu 30 Kilogram Divonis 20 Tahun
  • Hari Kelima, Kabut Asap Tebal Landa Hong Kong
  • Federer Lolos ke Perempat Final Australia Terbuka

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.