KBR, Balikpapan – Sejumlah klub peserta Liga Super Indonesia (ISL) sudah berencana akan memotong gaji dan regoisasi kontrak pemain maupun pelatih. Langkah ini diambil menyusul masih belum pastinya jadwal pelaksanaan ISL 2015 setelah dihentikan pada 12 Aptil lalu. 

Sekretaris Umum Persiba Balikpapan Irvan Taufik mengatakan, kebijakan ini diambil untuk menghindari kerugian klub karena tidak ada pertandingan. Jika ternyata PSSI benar-benar menghentikan kompetisi, kontrak pemain dan pelatih langsung diputus. 

Kata Irvan, dalam sebulan rata-rata klub harus membayar gaji pemain maupun jajaran pelatih hingga miliaran.

“Katakanlah ini disetop, kemudian nanti dimulai bulan Agustus lagi ya yang pasti kan bahwa kompetisi ini berhenti, maka perlu kemudian kita melakukan renegoisasi (kontrak) harus. Kemarin saja klub-klub sudah ada yang renegoisasi kita saja yang belum,” kata Irvan Taufik, Selasa (14/4/2015).

Dia menambahkan, kini klub-klub ISL sedang menunggu keputusan kapan kompetisi akan dimulai, termasuk Managemen Persiba yang akan menggelar rapat dalam waktu dekat untuk membahas langkah yang akan diambil, terkait dihentikannya kompetisi ISL. 

Editor: Antonius Eko 

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!