Diancam FIFA dan AFC, PSSI Surati Kemenpora

PSSI meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mencabut pembekuan induk organisasi sepak bola tanah air itu

Rabu, 29 Apr 2015 14:14 WIB

KBR - PSSI meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mencabut pembekuan induk organisasi sepak bola tanah air itu. Permintaan itu disampaikan melalui surat resmi yang teruskan kepada Presiden Joko Widodo, Wapres, Kepolisian hingga DPR. 

Surat itu menyebut FIFA dan AFC sudah menyiapkan sanksi kepada PSSI jika ada campur tangan pemerintah. Surat itu juga dilengkapi lampiran sanksi yang bisa diberikan, diantaranya kehilangan haknya sebagai bagian dari induk sepak bola di Asia dan Dunia (FIFA-red). 

Surat itu juga menerangkan Anggota lain tidak diperbolehkan menjalin hubungan dengan anggota yang dikenaik sanksi. Indonesia sendiri saat ini tengah bersiap untuk perhelatan internasional diantaranya, SEA GAMES 2015, Pra Piala Asia 2019, dan Pra Piala Dunia 2018. (goal)

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.