Rashford Pencetak Gol Termuda Derby Manchester di EPL

Aksi sang striker menaklukkan Joe Hart membuatnya tercatat dalam buku sejarah sebagai pencetak gol termuda sepanjang perhelatan Manchester derby di era Liga Primer dalam usia 18 tahun 141 hari

Senin, 21 Mar 2016 09:36 WIB

Marcus Rashford. Foto: manutd.com

KBR - Marcus Rashford menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah derby Manchester di Liga Primer Inggris. Dia mengantar Setan Merah pulang dari Etihad dengan poin penuh.

Dalam karier profesionalnya yang baru seumur jagung, Marcus Rashford sudah layak mendapat cap spesialis bigmatch. Usai tampil brilian dalam debut EPL menghadapi Arsenal dengan membukukan dua gol plus satu assist untuk memenangkan Manchester United 3-2, akhir bulan lalu, Rashford kembali menjadi aktor utama dalam partai derby melawan tuan rumah Manchester City.

Aksi sang striker menaklukkan Joe Hart membuatnya tercatat dalam buku sejarah sebagai pencetak gol termuda sepanjang perhelatan Manchester derby di era Liga Primer dalam usia 18 tahun 141 hari.

Kemenangan ini membuat asa United untuk finis di zona Liga Champions tetap terjaga. Skuat Louis van Gaal sekarang hanya terpaut satu poin di belakang Citizens yang menempati posisi keempat. (Goal)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.