Menpora Imam Sarankan Presiden Lanjutkan Proyek Hambalang

Menpora Imam Nahrawi menganggap saat ini Indonesia perlu pusat pelatihan olahraga untuk meningkatkan prestasi atlet. Imam meyakini tidak ada lembaga yang bisa melarang proyek ini untuk dilanjutkan

Jumat, 25 Mar 2016 11:07 WIB

Menpora, Imam Nahrawi saat meninjau proyek Hambalang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Raiky/Kemenpora

KBR, Banyuwangi - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meyakinkan proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat perlu dilanjutkan. "Kita butuh sarana sentra olahraga untuk pemusatan pelatihan, maupun sekolah olahraga. Saya melihat Hambalang itu nanti bisa menampung kurang lebih sekitar 1500 sampai 2000 anak- anak, baik itu SMP maupun SMA," ungkap Imam kepada KBR, Jumat, 25 Maret 2016.

Menpora pun mengaku sudah menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk melanjutkan proyek yang banyak menyeret pejabat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini ke tahanan. Namun, saat ini dia mendukung langkah Presiden yang tidak terburu-buru memutuskan nasib proyek triliunan Rupiah ini.

Presiden sebelumnya memerintahkan pengkajian mendalam terhadap proyek ini, mulai dari struktur tanah, infrastruktur bangunan hingga aturan. "Keputusannya nanti setelah rapat terbatas," kata dia. Rapat terbatas ini antara lain melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pemeriksa Keuangan dan Kementerian Hukum dan HAM.

Imam meyakini tidak ada lembaga yang bisa melarang proyek ini untuk dilanjutkan.

 

Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi