Awal April, Banyuwangi Gelar Kejuaraan BMX Internasional

Sejumah atlit nasional BMX akan turut berlaga.

Rabu, 23 Mar 2016 11:02 WIB

Ilustrasi (Foto: bmxarena.com)

Ilustrasi (Foto: bmxarena.com)

KBR, Banyuwangi – Sembilan negara akan mengikuti kejuaraan International BMX Competition 2016, di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

Para peserta yang akan ikut ajang adu ketrampilan bersepeda diantaranya dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Hongkong, Singapura, Timor Leste, Jepang, Korea dan Denmark.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi  Wawan Yadmadi mengatakan setidaknya 350 peserta dari dalam negeri dan manca negara akan saling beradu kehandalan, dalam kejuaraan Internasional BMX Campetition 2016.

Kejuaraan BMX Internasional akan digelar pada tanggal 2-3 April mendatang. Kejuaraan tersebut akan dibagi dalam tiga kategori yaitu lokal provinsi, nasional, dan internasional, yang terdiri dari 14 kelas.

Tiap kategori mempertandingkan kelompok challenge putra-putri, junior putra-putri, dan elit putra-putri.

Wawan memastikan sejumah atlit nasional BMX andalan Indonesia akan turut berlaga seperti Elga Kharisma Novanda (peraih medali emas SEA Games 2011 dan 2013) dan Toni Syarifudin (peraih medali pera International BMX Competition 2015 di Korea Selatan).

"Di kita ini yang sudah memberikan konfirmasi harapan dan untuk bisa ikut ini sudah sembilan negara. Mudah-mudahan bisa hadir semua. Hadiah total keseluruhan ini Rp240 juta. Dengan katagori challenge putra-putri, junior putra-putri, kemudian dari elit putra- putri. Keseluruhannya ada 14 kelas," kata Wawan Yadmadi (23/3/2016).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi  Wawan Yadmadi menambahkan, International BMX Competition 2016 di Banyuwangi ini merupakan salah satu cara agar atlet BMX Indonesia bisa menambah poin sehingga bisa berlaga di Olimpiade Musim Panas atau Olimpiade 2016 di Brazil pada 5 – 21 Agustus mendatang.

Kompetisi ini akan dilangsungkan di sirkuit BMX Muncar Banyuwangi. Sirkuit berstandard internasional ini berdiri sejak setahun lalu, dan pernah dipergunakan sebagai lintasan atlit Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V 2015.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.