Ozil Tolak Kontrak Baru Arsenal?

Ozil ingin mencari tantangan baru pada musim panas mendatang karena ia tidak yakin klubnya serius bersaing di ajang Liga Champions.

Minggu, 14 Feb 2016 13:39 WIB

Gelandang Arsenal, Mezut Ozil berlatih jelang laga melawan Leicester City, 13 Februari 2016. Foto: The Arsenal Football Club plc.

KBR - Mesut Ozil dikabarkan menolak sodoran kontrak baru di Arsenal. Gelandang Jerman ini diisukan akan hengkang pada akhir musim.

Bekas pemain Real Madrid ini merupakan kunci The Gunners berburu gelar Liga Primer Inggris musim ini, dengan mencetak empat gol dan menyumbang 16 assist dari 23 pertandingan liga.

Namun seperti dilansir Marca, Ozil ingin mencari tantangan baru pada musim panas mendatang karena ia tidak yakin klubnya serius bersaing di ajang Liga Champions.

Saat ini, pemegang rekor transfer Arsenal ini disebut-sebut sedang diminati Barcelona. Klub Liga Primer Spanyol itu kabarnya sudah bergerak dan menghubungi agen terkait kemungkinan untuk mendatangkan sang pemain. Sementara, manajemen Arsenal merasa terganggu dengan kabar itu. (Goal)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.