Bima Sakti Ditawari Jadi Asisten Pelatih Timnas

Bima Sakti ditelpon salah satu pengurus PSSI terkait tawaran tersebut.

Minggu, 15 Jan 2017 15:06 WIB

Bima Sakti lagi bermain (kanan). Foto: Antara

KBR, Balikpapan – Bekas kapten tim nasional sepak bola, Bima Sakti mengaku mendapat tawaran dari Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menjadi asisten pelatih tim nasional U-19 dan U-16. Menurutnya, ia ditelpon salah satu pengurus PSSI terkait tawaran tersebut.

Pemain jebolan Primavera itu pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia telah meminta izin dengan Manajemen Persiba Balikpapan untuk diberi kesempatan melatih di timnas sepakbola junior.

Pemain kelahiran Balikpapan itu bahkan telah melepas jabatannya sebagai Manajer Persiba dan hanya mau menjabat sebagai asisten pelatih Persiba sambil menunggu kepastian dari PSSI.

“Ya makanya saya sudah memberi tahu lebih awal ke Manajemen Persiba Balikpapan, ya sudah gak masalah kata pak Syahril HM Taher (Ketua Umum Persiba), kalau memang nanti untuk timnas ya tetap diberikan kesempatan (Diberi izin). Tadi saya sudah ngomong sama pak Sayhril masalah itu kalau seandainya. Sudah ada komunikasi dengan PSSI,” kata Bima Sakti, Sabtu (14/01).

Baca: Persiba Balikpapan Bakal Pindah Kandang ke Malang

Bima Sakti akan mendampingi Indra Sjafri yang kembali akan dipercaya menukangi tim nasional U-19 dan mendampingi Fachri Husaini yang kabarnya kembali dipercaya menangani tim nasional U-16. Ini akan menjadi pertama Bima Sakti sebagai asisten pelatih tim nasional.

Bima Sati saat ini menjabat asisten pelatih Persiba Balikpapan mendampingi Timo Scheunemann. Sebenarnya pada Piala AFF 2016 lalu, Bima juga mendapat tawaran menjadi asisten pelatih tim nasional senior mendamping Alfred Riedle, namun dia menolaknya karena ingin konsentrasi bersama Persiba Balikpapan.

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Ombudsman RI Temukan Pungli di Pasar Tanah Abang Hingga Rp1 Juta

  • Insentif GTT di Banyuwangi Naik Tiga Kali Lipat
  • Tarif Listrik Naik, Partai Oposisi Bangladeh Serukan Mogok Massal
  • Politikus Jepang Bawa Anak ke Sidang Dewan Dikritik

Program diharapkan dapat mendukung ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan di daerah masing-masing