Logo BOPI (Foto: twitter @bopi_ipsa)

KBR, Jakarta- Pengamat Sepakbola, Ario Yosia menilai rencana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang akan membubarkan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) realistis. Pasalnya, kata dia, tugas pokok dan fungsi Tupoksi BOPI sudah diwakilkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora.

"Justru disini ironinya. BOPI ini secara fungsi kerja memiliki banyak kesamaan dengan banyak lembaga struktural dibawah kemenpora," ujar dia saat dihubungi KBR, Sabtu (01/30).

Ario menambahkan, jika memang perlu dibuat lembaga untuk mengawasi dan mengontrol pesepakbolaan, maka lembaga itu tugasnya tidak boleh sama dengan para staf dan dirjen di Kemenpora. Semisal soal pengawasan verifikasi klub. Lembaga pengawas sebaiknya berasal dari penyelenggara liga yang secara struktural ada di bawah PSSI dan tahu kondisi lapangan sebenarnya. 

Sebelumnya Kemenpan RB berencana merampingkan struktur kelembagaan pemerintahan. Salah satu yang terdampak adalah BOPI. Sementara Kemenpora beranggapan BOPI dibentuk berdasar Peraturan Pemerintah soal Penyelenggaraan Keolahragaan. Juru bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan BOPI berperan penting, salah satunya, untuk memverifikasi klub liga Indonesia agar sesuai aturan FIFA dan PSSI. 

Editor: Dimas Rizky

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!