Sweeping Cafe, Kepolisian Buru Belasan Anggota Laskar Umat Islam Surakarta

"Sisanya masih kita kejar, saya minta, saya himbau untuk menyerahkan diri. Kelompok ini tidak saja melakukan sweeping tetapi juga merusak,"

Kamis, 22 Des 2016 14:16 WIB

Kapolda Jateng Condro Kirono menunjukkan foto pelaku sweeping dan perusakan cafe di Solo. (Foto: KBR/Yudha S.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Solo- Kepolisian Jawa Tengah terus memburu dan menangkap kelompok ormas yang melakukan aksi sweeping   di sebuah restoran di Solo. Kapolda Jawa Tengah, Condro Kirono, saat ditemui di Solo menegaskan polisi akan menindak para pelaku sweeping. 


Menurut Condro Kirono, polisi baru menangkap kurang dari separuh pelaku  dari  ormas yang melakukan aksi sweeping dan kekerasan.

“Ini masih kita kejar terus pelaku yang belum tertangkap. Catatan kami jumlah pelaku ada sekitar 20, baru tertangkap 5 orang pimpinannya, dan tadi malam tambah 3 orang. Yang lain atau sisanya masih kita kejar, saya minta, saya himbau untuk menyerahkan diri. Kelompok ini tidak saja melakukan sweeping tetapi juga merusak, menganiaya, merampas barang milik pengunjung dan pemilik restoran.kita tegaskan polisi melarang ormas melakukan sweeping, jelas akan kita tindak tegas.” Ujar Kapolda Jawa Tengah, Condro Kirono, Kamis (22/12).

Sejak semalam, polisi menangkapi anggota  ormas yang melakukan pengrusakan di restoran Solo akhir pekan lalu. Prosesi penangkapan salah satu pelaku diwarnai suara tembakan di sekitar kawasan Beteng Vasternberg yang sedang digelar Sekaten atau pasar malam.

Sebanyak 3 orang ditangkap dalam operasi semalam. Beberapa  hari sebelumnya, 5 pemimpin ormas Laskar Umat Islam Surakarta LUIS ditangkap tim Polda Jateng.

Rekaman CCTV resto tersebut menunjukkan puluhan anggota  ormas tersebut mendatangi, menyerbu, dan merusak sebuah resto di Banjarsari Solo. Ratusan pengunjung yang berada di resto tersebut berlarian menyelamatkan diri dan 9 orang diantaranya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Editor: Rony Sitanggang
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR