Polresta Solo Kejar Ormas Perusak Restoran

Pemilik restoran sudah melaporkan kasus tersebut.

Senin, 19 Des 2016 20:48 WIB

Ilustrasi


KBR, Solo- Aksi anarkis terjadi di sebuah restoran di Solo, Minggu dini hari kemarin beredar di media sosial. Juru bicara Polresta Solo, Agus Puryadi, mengatakan kasus ini sedang ditangani polisi. Menurut Agus, pemilik usaha tersebut sudah melaporkan kasus ini ke polisi. Meski begitu Agus belum mau membuka nama ormas yang melakukan perusakan itu.

"Pemilik sudah lapor kasus itu ke sini. Kasus pengrusakan ini jangan dulu ya. Nanti ada saatnya kita ekspose kalau sudah terungkap dengan jelas. Biar tidak terjadi kegaduhan," ujarnya, Senin (19/12/2016).

Informasi yang diperoleh menyebutkan tim dari Polda Jawa tengah ikut menangani kasus ini. Dari pantauan di Polresta Solo, pemeriksaan saksi-saksi masih dilakukan.

Sekitar 90an orang berboncengan menggunakan sepeda motor mendatangi dan melakukan aksi perusakan di sebuah tempat hiburan malam di Banjarsari Solo, Minggu dini hari kemarin. Selain melakukan perusakan, kelompok tersebut juga memasang sejumlah poster di lokasi. Poster tersebut antara lain Warga Solo tolak miras dan mesum, Kota Jokowi bebas dari pekat, penyakit masyarakat, dan sebagainya.

Ratusan pengunjung tempat hiburan malam tersebut berlarian menyelamatkan diri saat aksi anarkis terjadi. Sejumlah pengunjung mengalami luka-luka.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.