Liburan Natal, Pengelola Wisata Pantai Karangjahe Terpaksa Tolak Pengunjung

Puluhan anggota polisi yang sudah dikerahkan tak mampu mengurai kemacetan.

Minggu, 25 Des 2016 19:33 WIB

Deretan mobil di Pantai Karang Jahe. Foto: Musyafa

KBR, Rembang– Pengelola wisata Pantai Karangjahe Beach di Rembang, Jawa Tengah terpaksa menolak pengunjung dan mengarahkannya ke obyek wisata lain. Penyebabnya jalur Pantura di sana macet pada Minggu (25/12).

Padahal menurut Kabag Operasional Polres Rembang, Yohan Setiaji, puluhan anggota polisi sudah dikerahkan untuk mengurai kemacetan.

“Fasilitas untuk halaman parkir kurang memadai. Akibatnya kendaraan membludak. Mulai dari obyek wisata sampai ke jalan raya, “ jelasnya.

Sementara itu, Pengelola wisata Pantai Karangjahe Beach, Ali Mustofa memperkirakan hampir 20 ribu pengunjung datang ke Karangjahe. Menurutnya, perlu ada solusi jalan keluar masuk untuk masa mendatang agar kemacetan tidak terulang.

“Sudah dari jam 10 pagi kami alihkan ke obyek wisata lain, seperti ke Caruban. Ya ini sudah dimaksimalkan, bahkan pantaipun telah dipakai untuk parkiran. Lahan tengah kampung juga difungsikan parkiran. Ke depan kita memang harus menata area parkir ini," ujarnya.

Ali menambahkan untuk ketinggian ombak, akhir–akhir ini memang cenderung agak besar. Melalui pengeras suara, pengelola wisata menyampaikan pengunjung boleh mandi, asalkan tidak terlalu jauh dari bibir pantai.


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Kuasa Hukum: Ada Gangguan di Otak Setnov

  • Beredar Surat Dari Novanto Soal Jabatannya, Fahri Hamzah: Itu Benar
  • Gunung Agung Meletus, Warga Kembali Mengungsi
  • Kasus PT IBU, Kemendag Bantah Aturan HET Beras Jadi Biang Penggerebekan