Angka Penderita Tinggi, Situbondo Bentuk Desa Siaga Kusta

Tidak mudah mengobati penyakit kusta. Para penderita kusta selama ini kebanyakan tertutup, sehingga tugas utama Desa Siaga Kusta adalah melakukan langkah pencegahan.

Kamis, 02 Nov 2017 14:54 WIB

Ilustrasi bekas kusta. (Foto: kemkes.go.id)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Situbondo - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur membentuk Desa Siaga Penyakit Kusta. Desa Siaga Kusta ini berada di Kecamatan Panji dan Manggaran.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Abu Bakar Abdi mengatakan desa siaga penyakit kusta dibentuk karena penderita penyakit kusta di Kabupaten Situbondo cukup tinggi. Saat ini Situbondo menempati peringkat lima terbanyak jumlah penderita penyakit kusta di seluruh wilayah di Jawa Timur.

Abu Bakar mengatakan saat ini di kecamatan di Situbondo terdapat sekitar 20 orang yang terdeteksi mengidap penyakit kusta.

"Sekarang hampir 20 orang per wilayah kecamatan. Itu masih pencarian, karena Situbondo itu nomor lima terbanyak di Jawa Timur. Selama ini kan permasalahan kesehatan banyak, salah satunya kita titip satu program saja yang kusta. Mereka di pihak kecamatan agak kaget apa itu kusta? Otomatis mereka mencari tahu kusta itu penyakit apa, cara penangananya, ciri-cirinya, pasca penyakitnya gimana, dan seterusnya, kata Abu Bakar Abdi, di Situbondo, Kamis (2/11/2017).

Desa siaga penyakit kusta akan melibatkan berbagai pihak seperti Dinas Sosial, aparatur desa dan kecamatan serta sejumlah instasi lain. Pembentukan Desa Siaga Kusta itu untuk mencegah lebih penyebaran lebih luas penyakit kusta di Situbondo.

Abu Bakar Abdi menambahkan tidak mudah mengobati penyakit kusta. Para penderita kusta selama ini kebanyakan tertutup, sehingga tugas utama Desa Siaga Kusta adalah melakukan langkah pencegahan.

Pencegahan penyakit kusta, kata Abu Bakar, dilakukan melalui sosialisasi serta mencari penderita baru. Penderita kusta harus segera diobati agar tidak menimbulkan kecacatan atau menular ke warga yang lainya. 

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Situbondo, wilayah ini sempat menjadi  salah satu kantong penderita kusta tertinggi di Indonesia. Dari tahun 2003 hingga 2013 jumlah penderita kusta di Situbondo sempat menembus angka 600 orang lebih. 

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.