10 Paus Terdampar di Aceh Besar

Dua di antara paus sperma atau kepala kotak itu diperkirakan terluka

Senin, 13 Nov 2017 17:56 WIB

Tim gabungan sedang melakukan evakuasi terhadap 10 ekor ikan paus yang terdampar di perairan Ujung Kareung, Kecamatan Masjid, Kabupaten Aceh Besar, Senin (13/11/17). (Foto : KBR/Erwin Jalaluddin)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Aceh Besar–Sedikitnya 10 ekor  paus jenis serma atau kepala kotak ditemukan terdampar di Pantai Ujung Kareung, Kecamatan Masjid, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Senin (13/11). Diduga dua ekor di antaranya hewan bergigi terbesar di dunia   ini   terluka sehingga terlihat lemas di bibir pantai setempat.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Andoko Hidayat   belum dapat memastikan penyebab utama  paus tersebut terdampar. Kata Dia, tim gabungan  meliputi Fakultas Kedokteran Unsyiah, Basarnas, Karantina Perikanan, dan tim Polairud  sedang melakukan upaya evakuasi terhadap binatang laut itu di lokasi.

”Kami lagi koordinasi untuk proses evakuasinya, ditemukannya antara pukul 09.00-10.00 Wib, Senin Pagi. Informasi awal dua di antaranya mengalami luka, tapi sekarang Kami coba lihat lebih dekat, nanti ya informasi berikutnya,” kata Andoko menjawab KBR, Senin (13/11).

Terdamparnya  paus di Pantai Ujung Kareung, Aceh Besar ini langsung membuat lokasi dikerumuni  warga. Seluruh hewan bertubuh besar itu dinyatakan masih dalam kondisi hidup.

Pantai Ujung Kareung Kabupaten Aceh Besar  terletak d ikawasan zona laut Samudera Hindia. Kawasan laut dalam ini memiliki beragam spesies, salah-satunya ikan paus.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.