Warga Malang Gelar Apel Kebhinekaan, Serukan Persatuan

"Apel besar kebhinekaan ini meminta semua elemen masyarakat bersatu. Jangan terpengaruh hal yang membawa runtuhnya NKRI,"

Selasa, 15 Nov 2016 19:00 WIB

Ilustrasi: Sejumlah tokoh agama menandatangani Ikrar

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Malang- Ratusan tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi kepemudaan menggelar apel kebhinekaan di Balai Kota Malang, Jawa Timur. Apel dilanjutkan deklarasi kebhinekaan untuk mewujudkan keberagaman dan merawat toleransi antar umat beragama.

Wali Kota Malang, Mochamad Anton meminta agar semua pihak menjaga persatuan dan kesatuan. Apalagi warga Malang terdiri dari beragam suku bangsa, agama dan kepercayaan.

Kata wali kota situasi di Malang selama ini selalu aman. Namun warga Malang diharapkan tetap waspada dan meningkatkan persatuan lintas iman dan suku bangsa.

Warga Malang diminta mewaspadai pengaruh dan campur tangan pihak lain untuk menciptakan kekacauan. Seperti konflik yang terjadi akibat perbedaan disusupi kelompok tak bertanggungjawab akibat perbedaan suku dan agama.

"Kita berharap apel besar kebhinekaan ini meminta semua elemen masyarakat bersatu. Jangan terpengaruh hal yang membawa runtuhnya NKRI," kata Wali Kota Malang, Mochamad Anton, Selasa (15/11).

Wali Kota Malang mengajak warga untuk menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama sejak dini. Seluruh elemen diharapkan terlibat mewujudkan melalui beragam media. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Sidang Praperadilan Setya Novanto

  • Wakil Ketua DPR Ini Tak Mau Terlibat soal Permintaan Konsultasi Pansus Angket-Presiden
  • Liverpool Tersingkir dari Piala Liga
  • Lebih 100 Orang Tewas Pascagempa di Meksiko