Tawuran Sepakbola, Pendukung Persija Tewas

Korban tewas bernama Harunal Rasyid Lestaluhu (30 tahun) warga Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur .

Minggu, 06 Nov 2016 22:01 WIB

Situasi tol Cipali saat tawuran antaravwarga dan pendukung Persija. Foto: Frans Mokalu/KBR

KBR, Cirebon - Satu orang tewas dan seorang terluka setelah terjadi tawuran antara warga  Lukbenda dan Tegalkarang dengan para pendukung Persija, di Gerbang Tol Palimanan (KM 188) Kabupaten Cirebon, Minggu (06/11/2016). Menurut informasi, korban tewas bernama Harunal Rasyid Lestaluhu (30 tahun) warga Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur .

Sekitar pukul 16.40 WIB, tiga dari enam bus berisi rombongan pendukung Persija tengah mengantri di Gerbang Tol Palimanan. Mereka dalam perjalanan kembali ke Jakarta, setelah mendukung Persija saat melawan Persib di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (05/11/2016) lalu. Belum diketahui pasti siapa yang memicu keributan, kedua pihak selanjutnya bentrok. Namun, beredar informasi rombongan The Jak diduga turun dari bus dan melempari rumah warga. Aksi itu memicu kekesalan warga Lukbenda maupun Tegalkarang yang nekat masuk tol untuk balas menyerang. Terjadi aksi saling lempar batu antar keduanya.

Salah satu lemparan batu itu mengenai kepala salah seorang dari The Jak yang membuatnya tertinggal dari rombongan. Warga sempat mengeroyok korban yang diketahui bernama Harunal Rasyid.
Korban selanjutnya dilarikan ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Korban mengembuskan nafas terakhir di perjalanannya ke rumah sakit. Seorang warga Lukbenda yang belum diketahui identitasnya, terluka pada kepala akibat lemparan batu yang juga mendapat perawatan di RSUD Arjawinangun.

"Saya kaget, setelah shalat tiba-tiba terdengar suara berisik dari arah jalan tol," kata seorang warga, Sodiq, yang rumahnya berada di atas jalan tol, Minggu (06/11/2016).

Akibat kejadian itu, kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur tidak bisa melintas di tol, sebagian besar putar balik. Petugas yang terdiri dari Brimob Polda Jabar maupun Dalmas Polres Cirebon datang ke lokasi untuk meredam konflik yang semakin memanas.

Setelah melalui beberapa jam situasi mencekam, petugas berhasil membubarkan tawuran. Namun begitu, untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, petugas bersiaga di sekitar lokasi.

"Di lokasi kita tempatkan 1 pleton Dalmas dan 1 pleton Brimob di di gerbang Palimanan dan polsek-polsek yang wilayahnya ada jalur tol," kata Kapolres Cirebon AKBP Sugeng Hariyanto.

Baca juga: Usai Pensiun, Pacquiao Kalahkan Jessie Vargas


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Korupsi Alat Kesehatan, Ratu Atut Divonis 5,5 tahun penjara

  • Korupsi E-KTP, Jaksa Apresiasi Hakim Akui Peran Setnov
  • Pansel Klarifikasi Temuan Masyarakat Kepada Calon Komisioner Komnas HAM
  • Polisi: Tidak Ada Gejolak Sosial Pasca Pembubaran HTI di Solo

Mari dukung penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional, dengan BPJS, dengan gotong royong semua tertolong.