Puluhan Rumah di Jombang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Rumah warga yang rusak nantinya akan diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Jombang.

Minggu, 06 Nov 2016 21:08 WIB

Rumah warga yang rusak. Foto: Muji Lestari/KBR

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jombang- Sebanyak 75 rumah warga di Desa Sumberagung, Jombang, Jawa Timur, porak poranda usai diterjang angin puting beliung. Bencana itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang selama kurang dari 30 menit. 


Kepala Desa Sumberagung, Iriawan mengatakan, angin puting beliung juga mengakibatkan seorang warga terluka parah di bagian kepalanya dan harus menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat usai tertimpa reruntuhan genting rumahnya. Menurutnya, rumah warga yang rusak nantinya akan diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Makanya ini semua akan kita data, kita laporkan ke pemerintah, baik ke kecamatan maupun ke kabupaten. Kejadianya cepat, hanya sekitar 10 – 15 menit cuma sebentar, hujannya juga nggak deras (nggak lama) kok," kata Iriawan, Minggu (06/11/16).

Angin juga mengakibatkan hektaran padi di desa setempat roboh. Meski demikian, jumlah kerugian akibat puting beliung masih belum diketahui, karena masih dalam pendataan BPBD Jombang dan Kepolisian setempat.

Baca juga: Peliknya Mengurus e-KTP di Jombang

Editor: Sasmito 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Saracen, Analisis PPATK sebut Nama Besar

  • Bentuk Densus Tipikor, Mabes Minta Anggaran Hampir 1 T
  • Bareskrim Sita Jutaan Pil PCC di Surabaya
  • Konflik Myanmar, Tim Pencari Fakta PBB Minta Tambahan Waktu