Pencetakan BPJS Lama, Disosnakertrans Rembang Usulkan Surat Pengantar

Sejak pendaftaran hingga kartu tercetak, dibutuhkan waktu sekira 2 Minggu.

Minggu, 13 Nov 2016 18:31 WIB

Foto: Antara

KBR, Rembang- Dinas Sosial, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Rembang, Jawa Tengah mengusulkan pembuatan surat pengantar bagi calon peserta BPJS. Kepala Disosnakertrans Kabupaten Rembang, Waluyo mengatakan, kerap menerima laporan dari keluarga miskin yang tidak dilayani rumah sakit karena kartu BPJS belum jadi. Karena itu, kata dia, surat pengantar dapat menjadi acuan petugas rumah sakit supaya pasien tetap bisa berobat.


Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan BPJS Kesehatan Kabupaten Rembang, sejak pendaftaran hingga kartu tercetak, waktunya sekira 2 Minggu.

“Kalau sudah daftar dan kartunya belum jadi, biasanya ditolak saat di rumah sakit. Kan kasihan, itu masyarakat kita sendiri. Kami usulkan ada semacam surat pengantar atau pemberitahuan ke rumah sakit, apabila yang bersangkutan sudah masuk data basenya BPJS, bisa tetap dilayani. Apalagi jika kondisinya emergency atau mendesak. Biar nantinya warga tidak mampu tetap terlayani dan nantinya bisa memperoleh kartu BPJS," jelasnya, Minggu (13/11).

Waluyo menambahkan Pemkab Rembang tahun ini menganggarkan dana Rp2,5 miliar untuk mengakomodir keluarga miskin yang belum masuk BPJS Kesehatan. Dari kuota 17 ribu warga, sampai periode bulan November ini sudah hampir 12.000an yang mendaftar.

Lebih lanjut Waluyo mengingatkan jangan mengurus kartu BPJS, pada saat pasien sudah jatuh sakit dan menjalani perawatan. Hal itu akan menyulitkan karena waktunya terlalu mepet. 

Baca:

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Polisi Sudah Tunjuk Penyidik untuk Periksa Novel di Singapura

  • Koalisi Peduli KPK Sebut Penyerangan Air Keras Terhadap Novel Libatkan Petinggi Polri
  • Puncak Macet, 31.325 Kendaraan Keluar Tol Bogor
  • Kawanan Bersenjata Tembaki Konvoi PBB

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?