Lima Ribu UMKM di Aceh Utara Bangkrut

Para pelaku dunia usaha di daerahnya itu merugi karena kehilangan kepercayaan dari pembeli di masyarakat.

Kamis, 24 Nov 2016 12:55 WIB

Ilustrasi makanan khas Aceh Utara produksi UMKM. (Foto: acehutara.go.id)

KBR, Lhokseumawe – Sedikitnya 5.500 unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang makanan tradisional di Kabupaten Aceh Utara, dinyatakan bangkrut. Mereka, gulung tikar akibat minimnya konsumen.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Aceh Utara, Muhammad Natsir mengatakan para pelaku dunia usaha di daerahnya itu merugi karena kehilangan kepercayaan dari pembeli di masyarakat.

Terlebih, UMKM tersebut tidak memiliki izin atau mengantongi sertifikat halal.

"Bukan usaha-usaha yang spektakuler... umumnya itu lebih banyak bergerak di kue-kue tradisional. Penyebab utamanya memang daya saing mereka (UMKM) lemah. Maksudnya, izin penganan rumah tangga ndak ada dan izin halalnya juga gak ada. Jadi, jangkauannya terbatas," kata Natsir kepada KBR, Kamis (24/11/2016).

Baca: UMKM Kini Cukup Daftar Online   

Berdasarkan data Dinas Koperasi Lhokeumawe, jumlah UMKM di Aceh Utara mencapai 28 ribu unit. Dari jumlah itu sekitar 20 persen atau sekitar 5.500 unit dipastikan terhenti atau ditutup.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2014, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 57,8 juta.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Kemenhub Pelajari Putusan MA yang Batalkan Tarif Bawah Transportasi Online

  • Pemerintah Buka Investasi Asing untuk E-Commerce Jadi 60 Persen
  • Pansus Minta Rekaman Pemeriksaan Miryam S Haryani
  • Tak Kembalikan Aset, Kejati Malut Ancam Perkarakan Eks Pejabat

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta