Upaya pembukaan jalur Trenggalek-Ponorogo yang terputus akibat longsor. (Foto: KBR/Adhar M.)


KBR, Trenggalek- Selama dua hari terakhir, ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo, di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur terputus total akibat tertimbun tanah longsor. Kapolsek Tugu, Bambang Purwanto mengatakan, longsor ini terjadi pada Kilometer 16 Desa Nglinggis, kecamatan Tugu, kabupaten Trenggalek.

Kata dia, akibat longsor  arus lalu lintas dari kedua arah terpaksa ditutup dan dialihkan melalui luar kota, yakni melalui Kediri dan Pacitan.

Sementara itu untuk membuka akses jalan tersebut, sejumlah alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Trenggalek dan Provinsi Jawa Timur dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Kendalanya adalah cuaca, semoga cuaca hari ini mendukung sekali. Kami kerahkan ada tiga alat berat yang satu di sebelah timur dan yang dua di sebelah barat, untuk yang barat sudah bekerja sejak jam 8.20 pagi tadi," kata Kapolsek Tugu, Bambang Purwanto, Senin (28/11).   

Bambang menambahkan, pembukaan akses jalan diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua hari ke depan, karena volume material longsor berupa batuan dan tanah kali ini cukup banyak, dengan panjang 30 meter dan tinggi mencapai lima meter.

Longsor yang terjadi di jalur utama Trenggalek-Ponorogo ini terjadi secara beruntun selama 10 hari terakhir. Longsoran tanah dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan, sehingga tebing yang ada di sisi jalan ambrol.


Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!