4 November, Ribuan Polisi Juga Jaga Bali Selama 9 Hari

Sidang umum Interpol merupakan sidang umum terbesar ke dua setelah sidang umum PBB. Sidang ini diikuti kepala kepolisian dari 190 negara dengan jumlah delegasi sekitar 2.000 peserta.

Rabu, 02 Nov 2016 11:55 WIB

Kapolda Bali Sugeng Priyanto memantau gelar pasukan pengamanan Sidang Umum Interpol, di Nusa Dua Bali. (Foto: Yulius Martoni/KBR)



KBR, Nusa Dua
- Kepolisian Bali menggelar pasukan dengan kata sandi Puri Agung VII dalam rangkap pengamanan Sidang Umum Kepolisian Internasional (Interpol) ke-85.

Gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Renon, Denpasar.

Kapolda Bali, Sugeng Priyanto mengatakan pengamanan akan dilaksanakan selama sembilan hari mulai 4 November sampai 12 Nopember 2016 di kawasan tempat sidang, Hotel Nusa Dua.

"Ini bukan saja urusan polisi, ini urusan bangsa dan negara khususnya Bali di mata dunia internasional. Seluruhnya ada 3.800 personil kepolisian dan TNI, juga melibatkan pecalang", kata Sugeng Priyanto.

Operasi pengamanan akan di mulai Rabu (2/11/2016) tengah malam nanti hingga tanggal 12 Nopember mendatang.

Kapolda Bali Sugeng Priyanto mengatakan kasus narkotika dan terorisme akan menjadi isu utama yang akan di bahas dalam sidang Interpol ke-85.

Forum ini juga akan membahas sejumlah isu kejahatan lintas negara lain, seperti cyber crime (kejahatan dunia maya) narkotika dan perdagangan manusia.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika meminta masyarakat Bali dapat mendukung dengan menciptakan kondisi yang aman.

Sidang tingkat internasional ini juga berdampak positif bagi pelaku wisata di. Selama berada di Bali, para delegasi sidang umum Interpol itu juga akan mengunjungi tempat wisata di Bali.

Sidang umum Interpol merupakan sidang umum terbesar ke dua setelah sidang umum PBB. Sidang ini diikuti kepala kepolisian dari 190 negara dengan jumlah delegasi sekitar 2.000 peserta.

Para peserta disiapkan menginap di 15 hotel di Nusa Dua Bali.

Sidang Umum Interpol tahun ini bertema penyusunan peta jalan untuk kepolisian internasional.

Menurut rencana, Presiden Joko Widodo akan membuka sidang umum Interpol itu pada akhir pekan ini.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.