2 Poyek Ini Bebaskan Kota Bogor Dari Kemacetan

Masalah utama ada di jalan Pajajaran dan Juanda.

Selasa, 08 Nov 2016 20:32 WIB

Ilustrasi: kemacetan di Bogor

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Bogor- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan, dua proyek besar yang akan dilaksanakan pada 2017, akan menjadi jawaban penataan transportasi di Kota Bogor. Menurutnya, saat ini persoalan kemacetan yang terjadi di Kota Bogor, lantaran arus lalu lintas terlalu bertumpu di tengah kota, yakni di jalan Pajajaran dan jalan Juanda. Dua proyek itu adalah Bogor Outer Ring Road (BORR) dan Bogor Iner Ring Road (BIRR).

"Bogor Outer Ring Road (BORR) akhir tahun ini akan nyambung ke tahap dua, itu outer ring road. Bogor Iner Ring Road (BIRR) ini sekarang kita proses terus pembebasan lahan, karena masalahnya tinggal pembebasan lahan. Nah ini salah satu solusi pemecah persoalan transportasi kita, supaya tidak bertumpu pada jalan Pajajaran dan Juanda," katanya saat ditemui di Museum Zoologi, Kota Bogor, Selasa (08/11)

Bima menjelaskan, selain infrastruktur jalan, reformasi angkutan umum juga masih menjadi prioritas. Saat ini, kata dia, angkot sudah semua berbadan hukum dan tingga menunggu konversi menjadi bus trans pakuan.

"Selain itu juga kita sedang membidik lahan kosong yang akan kita manfaatkan sebagai kantong parkir. Karena kantong parkir sangat diperlukan. Setiap akhir pekan kita kekurangan lahan untuk parkir, dan itu yang menyebabkan penyempitan jalan dan akhirnya macet," jelas politisi Partai Amanat Nasional Itu.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.