Warga Pinggiran Balikpapan Keluhkan Ketersediaan Air Bersih

Warga mengeluh ke DPRD saat Musrembang dan masa reses.

Kamis, 13 Okt 2016 10:38 WIB

Ilustrasi penyaluran air bersih ke warga. Foto: Kemendagri.go.id

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Balikpapan– Warga Balikpapan, Kalimantan Timur yang berada di wilayah perbatasan dan pinggiran kota masih mengeluhkan ketersediaan air bersih. Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh mengatakan, hal tersebut disampaikan warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dan saat reses (ketika melakukan kegiatan di luar masa sidang).


Kata dia, penyebabnya yaitu pelayanan PDAM belum sampai ke wilayah perbatasan maupun pinggiran kota. Padahal, warga di sana selama ini hanya mengandalkan air tadah hujan maupun sumur untuk keperluan sehari-hari.

“Kami melihat masyarakat masih konsentrasi pembangunan infrastruktur dan yang paling dibutuhkan di beberapa tempat, di tempat-tempat tertentu, yang cenderung meningkat kebutuhannya, masalah air minum (PDAM),” kata Abdulloh, Kamis (13/10).

Abdulloh menambahkan warga semakin sulit mencari air saat memasuki musim kemarau. Sebagai info, PDAM Kota Balikpapan baru dapat melayani 94 ribu ribu pelanggan di wilayah kota. Pada tahun 2016 ini, PDAM hanya menargetkan sekitar 3 ribu sambungan baru. Sementara untuk wilayah pinggiran kota dan perbatasan belum dapat dilakukan karena kendala biaya.

Baca juga: Balikpapan Batal Hapus 'Biaya Uang Gedung' di Sekolah Swasta


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

RKUHP, Koalisi Kebebasan Pers Sangsi Audiensi dengan DPR Bawa Perubahan

  • BMKG : Kemarau di Aceh Berlanjut Hingga Maret
  • Israel Beli Minyak Ke ISIS
  • TC Tahap Dua TImnas, Milla Tak Panggil Evan Dan Ilham

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.