Tekan Kasus Kekerasan Seksual, Kepolisian Sulawesi Utara Gandeng KPA

Komnas Perlindungan Anak bakal berikan pemahaman ke penyidik kepolisian

Jumat, 07 Okt 2016 20:13 WIB

Pertemuan Komnas Perlindungan Anak bersama Kapolda Sulawesi Utara, Jumat (7/10). (Foto: Zulkifli/KBR)

KBR, Manado- Komnas Perlindungan Anak (KPA) Indonesia mengajak kepolisian Sulawesi Utara bekerja sama untuk menuntaskan kasus kekerasan seksual. Sulawesi Utara saat ini berada di posisi ke-9 dengan angka kekerasan seksual terbanyak se-Indonesia. Ketua umum KPA Arist Merdeka Sirait mengatakan tingginya angka kasus tersebut karena lemahnya penegakan hukum dari pihak penegak hukum.

Salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan adalah dengan memberikan pengetahuan tambahan bagi penyidik kepolisian dalam menangani kasus tersebut.

"Usulan–usulan kami untuk konkritnya bagaimana memutus mata rantai kekerasan terhadap anak, dimana saat ini Sulawesi Utara masuk ke-9 besar angka kekerasan seksual terhadap anak. Dan peran dari pihak penegakkan hukum itu sangat penting sehingga kita membangun sinergitas dan kemitraan. Dan beliau sepakat bagaimana memberikan pemahaman dan kekuatan bagi para penyidik di unit PPA Polda Sulut," ujar Aris Merdeka Sirait, Jumat (07/10/2016).

Lanjut Aris Merdeka Sirait, kasus pelecehan seksual di Indonesia khususnya di Sulawesi Utara, banyak berakhir di kepolisian dan tidak sampai ke pengadilan.

Sementara itu Kapolda Sulawesi Utara Wilmar Marpaung mengatakan, akan membantu pihak Komnas Perlindungan Anak untuk melakukan penegakkan hukum kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak, khususnya yang ada di Sulawesi Utara.

"Kita membahas bagaimana supaya Komnas Perlindungan Anak ini dengan Polda Sulut bersinergi dalam rangka menekan angka kasus pelecehan seksual terhadap anak maupun dalam hal penegakan hukum," jelas Wilmar Marpaung.

Berdasarkan data dari Swara Parampuan Sulut sampai bulan Sebtember untuk tahun 2016  terjadi kekerasan seksual mencapai 261 orang. Jumlah ini naik dibandingkan tahun lalu yang mencapai 157 kasus. Sementara, kasus kekerasan seksual paling banyak terjadi di Kota Manado dengan total 165 kasus, diikuti Kabupaten Minahasa 23 kasus dan Kabupaten Minahasa Utara 18 kasus.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Gugat Pemprov DKI soal Keterbukaan Informasi Reklamasi

  • Pengamat: Ada Barter Antara Perppu dengan Tambahan Fasilitas DPR
  • Polisi Temukan Selebaran ISIS Bernada Ancaman
  • LN: 2 Negara Capai Kesepakatan Baru soal Sengketa Laut Cina Selatan

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR