Polisi Gagalkan Pembalakan Kayu Milik Perhutani

Polisi juga berhasil menyita puluhan gelondong kayu yang diangkut dua orang bernama Subandrio dan Karno, dengan truk.

Selasa, 11 Okt 2016 11:36 WIB

Ilustrasi kayu hasil pembalakan. Foto: Eni Muslihah/KBR



KBR, Banyuwangi- Kepolisian Banyuwangi dan Badan Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Blambangan, Jawa Timur mengagalkan pembalakan kayu jati milik perhutani di Hutan Alas Purwo. Kepala Kepolisian Tegaldelimo, Heri Purnomo mengatakan, polisi juga berhasil menyita puluhan gelondong kayu yang diangkut dua orang bernama Subandrio dan Karno, dengan truk.


Penangkapan terhadap mereka berlangsung saat keduanya mengangkut puluhan gelondong kayu jati di jalan Desa Kedungasri Desa Tegaldelimo Banyuwangi.

“Kayu itu tidak ada suratnya anggota saya patroli terus diamankan setelah dicek tidak ada suratnya terus dibawah ke kantor polisi. Dua orang namanya Subandrio sama Karno warga Kedung Asri Tegaldelimo," jelas Heri Purnomo (11/10).

Heri Purnomo menduga kayu jati gelondongan itu akan dijual ke luar kota. Kayu yang diangkut dua tersangka tersebut tanpa kulit. Puluhan gelondong kayu jati tersebut memang sedang meranggas sehingga terlihat seperti kayu lama.

Seluruh barang bukti disita polisi untuk dijadikan barang bukti. Atas perbuatanya tersebut ke dua tersangka terancam undang- undang tentang Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda 2,5 miliar.

Baca juga: Kepolisian Mukomuko Sita Kayu Diduga dari Taman Nasional Kerinci Seblat


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Permintaan PAN Mundur Dari Kabinet Bisa Jadi Masukan Presiden

  • Dua Eksekutor Penembak Gajah di Aceh Tengah Ditangkap
  • Diduga terkait Terorisme, Kuwait Usir Duta Besar Iran
  • Marcos Rojo Terancam Absen sampai 2018

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.