Penyebab KM Lambelu Kandas di Perairan Tarakan

Kapal Motor KM Lambelu kandas di Perairan Tanjung Pasir wilayah laut bagian timur Kota Tarakan, Kalimantan Utara pada Sabtu (22/10) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

Sabtu, 22 Okt 2016 22:19 WIB

KM Lambelu yang kandas di Perairan Juwata, Tarakan saat menghindari kapal tongkang. (Foto: PT Pelni)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Nunukan – Kapal Motor KM Lambelu kandas di Perairan Tanjung Pasir wilayah laut bagian timur Kota Tarakan, Kalimantan Utara pada Sabtu (22/10) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal penumpang ini rencananya akan bertolak ke Pelabuhan Tunontaka, Kabupaten Nunukan.

Asisten Manager PT Pelni Nunukan bagian keuangan July Zikara menuturkan, KM Lambelu yang dinahkodai Kapten Sukartiny O Ruff kandas di Perairan Tarakan saat menghindari kapal tongkang.

"Ceritanya kapal menghindari tongkang ke pinggir dan kandas. (Menghindari tongkang?) menghindari tongkang batubara atau apa. Tadi malam jam 02:00 malam," kata July Zikara di Nunukan, Sabtu (22/10/2016).

Kapal penumpang milik PT Pelni yang melayani pelayaran rute A dari Makassar-Pare Pare-Balikpapan-Tarakan-Nunukan ini sedianya tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pukul 15.00 Wita Sabtu (20/10) sore. Namun karena insiden itu maka kedatangan kapal di Pelabuhan Nunukan tak bisa dipastikan.

Baca juga:

Hingga Sabtu siang tadi, pihak PT Pelni dibantu otoritas pelabuhan berupaya menarik KM Lambelu ke wilayah yang lebih aman. Namun upaya menarik kapal yang mengangkut 576 penumpang itu masih terkendala.





Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Penggantian Ketua DPR Dinilai Tak Perlu Tergesa-gesa

  • PKB: Keputusan Golkar Terkait Posisi Setnov Menyandera DPR
  • Mendagri: Usulan Tim Gubernur Anies Melebihi Kapasitas yang Diatur Undang-undang
  • Golkar Resmi Dukung Khofifah-Emil di Pilkada Jatim