Ombak setinggi 5 meter mengahantam kawasan perairan Selat Malaka wilayah kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Foto: Erwin Jalaluddin/KBR

KBR, Lhokseumawe- Tim Search and Rescue (SAR) bersiaga di kawasan laut Selat Malaka di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara karena tinggi ombak mencapai 5 meter. Sekretaris SAR Aceh Utara, Hasbullah Ali mengatakan, pihaknya terus memantau terkait gangguan cuaca ekstrim tersebut.

Kata dia, selain ancaman comulonimbus atau awan gelap cuaca diprediksi juga akan disertai hujan, petir dan badai angin kencang.

"Kami sarankan kepada kegiatan-kegiatan yang di laut berhati-hati, karena perubahan terhadap cuaca. Ketinggian gelombang kita perkirakan sampai dengan tanggal 21 Oktober 2016 antara 1,2 Meter sampai 5 Meter. Kendalanya nanti angin kencang yang berbahaya menimbulkan ombak tinggi," kata Hasbullah menjawab KBR, Jumat (14/10/2016).

Hasbullah mengimbau kepada seluruh pengguna jasa transportasi di kawasan Selat Malaka untuk mewaspadai ancaman cuaca buruk tersebut. Terutama bagi nelayan agar tidak mengancam keselamatan jiwa dampak gelombang tinggi.

"Kita belum bisa prediksi kapan badai seperti ini akan berakhir. Kami terus memonitor di lapangan dan hasil yang dikeluarkan oleh Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," lanjutnya.

Editor: Dimas Rizky 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!