Ilustrasi

KBR, Malang- Kepala Badan Kepegawaian Daerah, BKD Kabupaten Malang, Jawa Timur Suwandi ditangkap Kepolisian Resor Malang Kota di rumahnya. Diduga Suwandi memeras atau menerima suap atas mutasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Kabupaten Malawi, Kalimantan Barat. Tersangka ditahan di rumah tahanan Polresta Malang dan tengah menjalani pemeriksaan kepolisian.

Bupati Malang Rendra Kresna memastikan tak akan melindungi pejabat yang melakukan pungutan liar, suap dan pemerasan. Karena itu kata dia, pemkab Malang tak menyediakan pendampingan hukum. Polisi diizinkan untuk mengembangkan perkara dan memeriksa pejabat jika ditemukan aliran dana tersebut ke sejumlah pejabat lainnya.

"Pada waktu penangkapan ditemukan uang sebesar Rp 3 juta, dari pegawai tersebut bernama Hendrikus bersama istrinya dua orang pindahan dari Malawi. Kabuipaten Malang menghargai penegakan hukum dari Polresta Malang, jika masuk ranah pidana maka Pemerintah Kabupaten Malang tak menjadi pendamping," katanya, Kamis (27/10/2016).

Kini, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan, Baperjakat Kabupaten Malang tengah menyiapkan pengganti Suwandi sebagai Kepala BKD. Rendra menegaskan dalam proses rekruitmen dan mutasi pegawai tak ada pungutan sepeserpun.

Editor: Dimas Rizky 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!