Diguyur Hujan Lebat, Jalan Trans di Kalimantan Utara Rusak Parah

Warga harus memutar jalan sejauh 30an kilometer.

Rabu, 05 Okt 2016 15:11 WIB

Kerusakan jalan trans kalimantan Utara di desa Tujung Kabupaten Nunukan akibat hujan deras semalam. (Foto: Adhima Soekotjo/KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Nunukan- Jalan trans Kalimantan yang dibangun pemerintah di wilayah kecamatan Sembakung kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, mengalami rusak parah tergerus banjir akibat hujan deras semalam. Kerusakan jalan tersebut membuat jalur transportasi dari kabupaten Malinau menuju perbatasan kecamatan Sebuku, kecamatan Lumbis dan Kecamatan Sembakung terkendala.

Salah satu warga Desa Tujung Kecamatan Sebakung Jahari mengatakan, warga terpaksa memutar jalan hingga 30an kilometer. Warga juga harus berhati-hati karena jalan tersebut merupakan milik perusahaan yang dilalui truk-truk besar.

"Yang menghubungkan desa Tujung dan desa Kunyit. Jalan Trans kalimantan, keliling dari Seimenggaris ke Tulin Onsoi, Sebuku, Sembakung Atulai, Lumis terus ke Malinau sampai Tanjung Selor sana. (Akses utama di situ?) Ya satu satunya jalan darat di situ," ujar Jahari Rabu (05/10/2016).

Jahari menambahkan warga di perbatasan berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan trans Kalimantan. Pasalnya jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur yang menghubungkan wilayah perbatasan dengan kota lainnya di Pulau Kalimantan.

Jalan trans Kalimantan Utara itu dibangun pemerintah pada 2015.  Jalan itu mengular sepanjang 585 kilometer.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi