Cegah Abrasi di Selat Bali, Nelayan Banyuwangi Tanam Cemara Laut

Abrasi yang terjadi mengarah ke pemukiman warga.

Jumat, 28 Okt 2016 20:04 WIB

Aktivitas penanaman cemara laut oleh Kelompok Nelayan Samudera Bakti, Jumat (28/10) (Foto: Hermawan/KBR)

KBR, Banyuwangi- Puluhan nelayan di Desa Bansring Banyuwangi Jawa Timur yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Samudera Bakti, menanam 10 Ribu pohon cemara laut di pinggir pantai Selat Bali. Penananam pohon ceamara laut ini, untuk mencegah abrasi di sepanjang pantai Selat Bali yang semakin parah.

Ketua Kelompok Nelayan Samudera Bakti Ikhwan Arif mengatakan, abrasi di pantai Selat Bali ini semakin hari sangat mengkhawatirkan. Kata dia, hempasan gelombang laut cukup besar, sehingga terus mengkikis pantai.

Dia mengharapkan penanaman cemara laut ini mampu meredam gelombang laut, sebab  pohon tersebut dinilai memiliki batang serta akar yang cukup kuat.

"Harapan kami upaya konservasi ini tidak hanya sebagai momen untuk merayakan hari sumpah pemuda, tetapi bagaimana proses penanaman ini bisa bermanfaat terutama buat ekosistem pantai yang ada di Selat Bali. Di mana selama ini abrasi sangat besar, abrasi sangat banyak terjadi di beberapa pantai yang ada di Selat Bali," kata Ikhwan Arif, Jumat (28/10/2016).

Ikhwan Arif menambahkan, abrasi yang terjadi di pantai Selat Bali semakin mengarah ke pemukiman warga. Buktinya, jika sebelumnya jarak bibir pantai dengan pemukiman mencapai lebih dari 20 meter, kini semakin menyusut hingga tinggal 15 meter.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Buruh Tagih Janji Anies-Sandy Naikkan UMP

  • Polisi Tangkap Pembuat Uang Palsu Senilai Ratusan Juta
  • Suap BPK, Pejabat Kemendes Dalih Ditekan
  • Bawa Sabu, PN Medan Hukum Artis Malaysia 11 Tahun

Kenaikan harga rokok dengan hanya 9 persen dibanding tahun 2016 atau sekitar 30 perak per batang, dianggap tak mampu mengerem konsumsi rokok yang bertujuan melindungi kesehatan publik