Festival Keraton di Cirebon, Sultan Targetkan 2 Juta Pengunjung

Ada 100 keraton di Indonesia yang akan unjuk kebolehan seni dan budaya

Senin, 04 Sep 2017 22:39 WIB

Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat (Foto: KBR/Frans Mokalu)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Cirebon- Keraton Kasepuhan Cirebon menjadi tuan rumah perhelatan Festival Keraton Nusantara (FKN) XI. Dalam gelaran yang diagendakan pada 15-19 September 2017 mendatang, Cirebon menargetkan sebanyak 2 juta wisatawan domestik dan mancanegara. Seluruh keraton yang ada di nusantara dan luar negeri akan menampilkan seni dan budayanya masing-masing.

Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat mengatakan, festival ini akan menampilkan karya seni dari kolaborasi seniman di lokal dan nusantara.

“Selama kurang lebih lima hari, masyarakat akan disuguhkan kekayaan budaya nusantara yang jarang dilihat, seperti pameran pusaka keraton, pagelaran Kupu Tarung, Angklung Bungko, Tari Palagan Nyimas Gandasari, dan lainnya,” katanya, Senin (4/09/2017).

Kesenian itu akan dibawakan oleh 100 keraton yang ada di Indonesia.

Selain itu, masyarakat atau wisatawan domestik dan mancanegara dapat mengikuti workshop dan seminar budaya secara gratis. “Pengunjung juga dapat belajar dalam kegiatan workshop membatik, seminar naskah-naskah keraton, dan workshop pembuatan topeng,” imbuhnya.

Selama festival ini berlangsung, sultan menargetkan sebanyak dua juta pengunjung datang ke Cirebon. “Mudah-mudahan dengan adanya keraton se-nusantara ini memenuhi target tingkat kunjungan wisatawan,” katanya.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.