Erupsi, Gunung Sinabung Lontarkan Abu Vulkanik Sejauh 4 Km

"Kalau erupsinya berupa abu vulkanik dengan tinggi kolom mencapai 4.000 meter yang mengarah ke timur tenggara,"

Senin, 25 Sep 2017 21:54 WIB

Ilustrasi: Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/8/2017). (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Karo- Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara lontarkan  abu vulkanik hingga sejauh 4.000 meter  pada Senin (25/09) pukul 15.59 WIB. Meski material vulkanik yang dilontarkan cukup tinggi, erupsi kali ini tidak disertai dengan guguran lava dan awan panas.

"Kalau erupsinya berupa abu vulkanik dengan tinggi kolom mencapai 4.000 meter yang mengarah ke timur tenggara," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra saat dikonfirmasi KBR, Senin (25/9) malam.

Lanjutnya, untuk saat ini ancaman yang paling berbahaya masih berupa awan panas dan guguran lava, karena Gunung Sinabung masih berada dalam level IV atau status awas.

"Selain erupsi, juga terjadi gempa dengan entensitas lambat dengan lama gempa 338 detik," tutur Armen Putra.

Saat ini puncak dari Sinabung kurang terpantau karena  tertutup kabut. Armen juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjauhi zona merah dari Gunung Sinabung. Selalu waspada dan mengikuti arahan  karena sewaktu-waktu erupsi akan kembali terjadi.

"Masyarakat sekitar Sinabung hindari zona-zona bahaya karena masih berpotensi terjadi awan panas dan guguran lava, serta erupsi-erupsi Gunung Sinabung," imbau Armen.

Tak hanya itu, penduduk yang bermukim di hilir sekitar daerah aliran sungai Laborus diharapkan tetap menjaga kewaspadaan. Pasalnya, bendungan ini sewaktu waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan banjir lahar dingin.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

RKUHP, Koalisi Kebebasan Pers Sangsi Audiensi dengan DPR Bawa Perubahan

  • BMKG : Kemarau di Aceh Berlanjut Hingga Maret
  • Israel Beli Minyak Ke ISIS
  • TC Tahap Dua TImnas, Milla Tak Panggil Evan Dan Ilham

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.