UMKM Balikpapan Keluhkan Sulitnya Akses Modal Perbankan

Pelaku UMKM banyak yang tidak tahu bagaimana cara mengajukan permohonan permodalan ke perbankan.

Kamis, 29 Sep 2016 11:37 WIB

ilustrasi. Pameran produk UMKM di Klaten, Jateng. Foto: Antara



KBR, Balikpapan– Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Balikpapan ( Disperindagkop) Kota Balikpapan,  Doortje Marpaung mengungkapkan, para pelaku usaha usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kesulitan mengakses modal perbankan.

Menurutnya, selain minimnya informasi dan sosialisasi dari perbankan, pelaku UMKM banyak yang tidak tahu bagaimana cara mengajukan permohonan permodalan ke perbankan.  

Padahal kata dia, di saat Pemerintah Daerah mengalami defisit anggaran, pihak swasta maupun perbankan berperan aktif mendorong geliat UMKM.

“Untuk UMKM, Pemerintah Kota Balikpapan tetap fokus dan tetap memberdayakan UMKM, khususnya di sektor riil. Namun kita perlu sinergitas dengan seluruh unsur terkait, kenapa saya katakana demikian? Karena akses dia (UMKM) untuk perbankan agak sulit,” ujar Dortje Marpaung, Kamis (29/09/2016).

Dia menambahkan, saat ini di Balikpapan ada ribuan pelaku UMKM yang bergerak di sektor rill. 

“Hanya saja ( usaha ) kurang bergeliat karena minimnya modal usaha.”  

Selain itu kondisi lesunya perekonomian di Kalimantan Timur akibat anjloknya harga batubara dan minyak dunia juga berimbas pada geliat UMKM, “bantuan dari swasta nyaris tak ada lagi.”

Baca juga:

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Pemenang Tender Beberkan Nama Anggota DPR Penerima Suap Proyek Bakamla

  • 100 Hari Anies-Sandi, FPDIP Anggap Kebijakan Penataan Tanah Abang Paling Bermasalah
  • AS Tuding Rusia Terlibat Serangan Kimia Suriah
  • Barcelona Siapkan Nomor 7 untuk Griezmann, Bukan Coutinho

Susu menjadi asupan makanan penting pertama yang dikonsumsi manusia dan diperlukan manusia sepanjang hidup, bukan hanya ketika bayi dan balita saja.