Umat Aboge Rayakan Idul Adha Besok

Penetapan ini berdasarkan penghitungan kalender Jawa.

Selasa, 13 Sep 2016 10:24 WIB

Kalender Aboge. Foto: Nurhikmah/KBR

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Purbalingga- Pengikut Islam Alif Rebo Wage (Aboge) di Desa Onje, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah baru akan melaksanakan salat Idul Adha pada Rabu besok (14 September 2016). Sesepuh Islam Aboge di Purbalingga, Maksudi mengatakan, penetapan hari tersebut berdasarkan penghitungan kalender Jawa. 


“1 Zulhijah jatuh pada hari Rabu karena dihitung menggunakan kalender jawa yang disebut Jahpatji, yang artinya bulannya zulhijjah jatuh pada hari keempat pasaran satu. Oleh karena itu 1 Zulhijah jatuh pada Senin pon (5 september 2016), kemudian 10 Zulhijjah dihitung dari hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Ahad, Senin, Selasa dan Rabu. Rabu pahing 10 Zulhijahnya” jelasnya kepada KBR, Selasa (13/09).

Maksudi menambahkan penghitungan Aboge semacam ini sudah diberlakukan sejak zaman Sultan Agung Mataram tahun 1288. Meski berbeda hari dengan pengumuman pemerintah, namun pihaknya menyerukan kepada kaum Aboge untuk tetap saling menghormati.

Pengikut Islam Alif Rebo Wage (Aboge) berjumlah ribuan. Mereka tersebar di sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah yaitu Banyumas, Cilacap dan Purbalingga. 

Baca juga: Idul Adha Dirayakan Bersama Antar Umat Beragama di Bali


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Penggantian Ketua DPR Dinilai Tak Perlu Tergesa-gesa

  • PKB: Keputusan Golkar Terkait Posisi Setnov Menyandera DPR
  • Mendagri: Usulan Tim Gubernur Anies Melebihi Kapasitas yang Diatur Undang-undang
  • Golkar Resmi Dukung Khofifah-Emil di Pilkada Jatim