Situbondo Dilanda Krisis Air Bersih

BPBD Situbondo telah meminta bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk pembuatan sumur bor dan pipanisasi.

Rabu, 21 Sep 2016 14:33 WIB

Ilustrasi krisis air bersih. Foto: Creative Commons

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Situbondo- Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Situbondo Jawa Timur dilanda kekeringan akibat kemarau panjang. Tiga kecamatan terparah di antaranya Kecamatan Arjasa, Kecamatan Banyuglugur dan Kecamatan Jangkar


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Zainul Arifin mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada seluruh kepala Desa agar mengajukan permohonan untuk pemenuhan kebutuhan air. Sebab BPBD tidak bisa langsung menyuplai air, tanpa ada permintaan dari aparat desa yang mengalami krisis air.

“Di daerah ini memang sudah ada desa yang memang sudah darurat untuk dilakukan penyuplaian air. Desa Mana itu? Ini ada 10 desa, dari masing-masing kecamatan itu ada yang 1 desa, ada yang 2 desa. Jadi seluruh Kabupaten itu ada 10 desa dari 8 kecamatan itu,” kata Zainul Arifin (21/9/2016).

Zainul Arifin menambahkan BPBD juga telah meminta bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk pembuatan sumur bor dan pipanisasi. Ia berharap dengan program ini wilayah Situbondo terbebas krisis air saat kemarau pada 2017.

Berita lain: Banjir Bandang di Garut Tewaskan 16 Orang

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.