Ilustrasi: loket amnesti pajak (Foto: Antara)



KBR, Manado- Kepala Bidang Kantor Wilayah Pajak Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara, F Rumondor menyebut realisasi amnesti pajak di wilayahnya mencapai Rp 350 miliar lebih. Kata dia, jumlah ini melampaui perkiraan penerimaan program pengampunan pajak itu hingga 2x lipat lebih. Awalnya kata dia, pihaknya memprediksi penerimaan periode pertama ini sebesar Rp 130 miliar.

"Target kita untuk Tax Amnesty kurang lebih Rp 130 miliar dan kondisi saat ini sudah mencapai Rp 352 Miliar dan pencapaiannya sungguh luar biasa dan tidak tertutup kemungkinan masih bertambah terus sampai jam 12 malam kita tetap melayani," ujar F Rumondor, Jumat (30/09/2016).

Lanjut Rumondor, khusus untuk di wilayah Sulawesi Utara sendiri telah mencapai Rp 200 miliar lebih dari target Rp 130 miliar. Jumlah itu berasal dari 460 lebih wajib pajak.

Dari data yang diterimanya, kantor pajak di Kota Manado menyumbang jumlah amnesti pajak terbesar, yakni mencapai Rp 182 miliar dari 160 lebih wajib pajak. Rumondor menghimbau para wajib pajak bisa meluangkan waktunya untuk memanfaatkan sisa waktu hingga malam nanti sebelum amnesti pajak periode pertama berakhir.

Sementara itu Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Sulawesi Utara, Daniel menjelaskan, amnesti pajak sampai saat ini masih kurang sosialisasinya. Ujarnya, masih banyak para pengusaha di daerah terutama daerah kepulaun yang terpencil belum tahu dan juga masih banyak pengusaha yang malu-malu atau belum berani melaporkannya.

Editor: Dimas Rizky 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!