Pedagang asongan berjualan dari luar gerbong kereta. (Foto: KBR/Muhamad Ridlo)


KBR, Banyumas– PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto menyebut puncak arus mudik Lebaran Idul Adha 2016 terjadi pada Sabtu kemarin dan Minggu ini (11 September 2016).

Juru Bicara Daop V Purwokerto, Ixvan Hendriwiantoko mengatakan, peningkatan penumpang berkisar 10 persen dari hari biasa. Hal ini berbeda dengan arus mudik Lebaran Idul Fitri dan libur panjang sekolah yang naik lebih dari 20 persen. Karena itu, kata dia, pihaknya hanya menambah gerbong tambahan atau kursi, bukan kereta tambahan. 


"Kalau yang dari arah Jakarta ke Purwokerto, terpantau dari kemarin itu pergerakannya sudah cepet. Kereta tambahan dari PT Kereta Api Indonesia Daop V Purwokerto, kita tidak ada tambahan kereta perjalanan. Kalau rangkaian gerbong tambahan iya. Karena kita memprediksi perilakuknya seperti reguler saja. Jadi untuk mengantisipasi lonjakan kita hanya menambah rangkaian saja," jelasnya.

Ixvan menambahkan penambahan gerbong atau kursi dilakukan di KA Purwojaya jurusan Cilacap-Jakarta dan KA Sawunggalih Utama jurusan Purworejo-Jakarta. Selain itu, PT KAI Daop V Purwokerto juga melakukan pemeriksaan intensif daerah rawan bencana di sepanjang lintasan kereta.

Pemeriksaan meliputi jembatan, terowongan, kondisi trek hingga titik-titik yang dianggap rawan bencana tanah longsor dan banjir. Sebab, pada September ini masih turun hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Baca juga:Jelang Idul Adha, Penumpang di Pelabuhan Ketapang Meningkat

Editor: Sasmito

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!