Petahana walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti (kiri) berjalan bersama calon wakil walikota Heroe Poerwadi bersiap mendaftar di kantor KPU Kota Yogyakarta. (Foto: KBR/Eka J.)



KBR, Yogyakarta- Petahana walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti  mendaftarkan diri sebagai  calon walikota Yogyakarta di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Jl Magelang. Seusai salat Jumat di Masjid Syuhada Kota Baru, Haryadi Suyuti bersama pasangannya Heroe Poerwadi   berjalan kaki menuju kantor KPU diiringi para pendukung mereka.

Haryadi dan Heroe kompak mengenakan kemeja lengan panjang warna kuning kombinasi biru serta peci hitam. Begitu sampai di kantor KPU, pasangan Haryadi-Heroe disambut nyanyian Padamu Negeri oleh sejumlah simpatisan.

Pasangan Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi diusulkan oleh 5 partai politik yakni Golkar, PAN, PKS, Demokrat dan Gerindra.

Kepada wartawan di sela proses verivikasi berkas pendaftaran, Haryadi berkomitmen menciptakan masyarakat Yogyakarta yang berkemajuan.

"Hari ini saya bersama Pak Heroe mengikuti proses pendaftaran. Targetnya mewujudkan tatanan masyarakat Yogyakarta yang berkemajuan. Yogyakarta yang makmur adil sejahtera, kehidupan religiusitas keumatan yang baik," ujar Haryadi di kantor KPU Kota Yogyakarta, Jum'at (23/9/2016).

Haryadi dan Heroe menyatakan  tidak mematok target perolehan suara.

"Daftar dulu aja. Mohon doa restunya. Yang terjadi dalam kontestansi ini, yang menang adalah masyarakat," tambahnya.

Sebelumnya, bakal calon pasangan walikota dan wakil walikota Yogyakarta Imam Priyono dan Ahmad Fadli telah resmi mendaftarkan diri di KPU. Mereka didukung PDIP, PKB, dan Partai Nasdem.

Dengan masuknya berkas pendaftaran pasangan Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi, sudah dua pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Yogyakarta resmi mendaftar di KPU untuk bertarung di ajang pilkada kota Yogyakarta 2016. 

Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!