Peras Tersangka Narkoba, Petinggi Polda Bali Dicopot

Pemecatan itu merujuk pada hasil pemeriksaan yang dilakukan Biro Pengamanan Internal (Paminal) Divisi Propam Mabes Polri.

Kamis, 22 Sep 2016 13:14 WIB

Ilustrasi. (Foto: bnn.go.id)



KBR, Bali - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Sugeng Haryanto mencopot Direktur Narkoba Polda Bali Franky Haryanto. Franky terbukti melakukan pemerasan terhadap para tersangka narkoba.

Kapolda Bali Sugeng Priyanto mengatakan pemecatan itu merujuk pada hasil pemeriksaan yang dilakukan Biro Pengamanan Internal (Paminal) Divisi Propam Mabes Polri. Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan Franky terbukti melakukan pelanggaran.

"Akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan organisasi Polri. Karena proses masih berlangsung penyelidikan, masih dilakukan oleh Propam, silahkan saja diperiksa", kata Sugeng.

Baca: Kesimpulan Mabes Polri, Dirnarkoba Bali Bersalah Peras Bandar Narkoba

Jabatan Direktur Narkoba Polda Bali sementara dipegang Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Bali, I Gusti Kade Budhi Harryarsana, sebagai pelaksana harian.

Sugeng mengatakan telah membuat surat perintah pemberhentian sementara untuk Franky Haryanto. Pemberhentian Franky agar yang bersangkutan fokus pada persoalan yang dihadapinya.

Saat ini Franky masih diperiksa tim internal Mabes Polri. Kapolri Tito Karnavian sebelumnya mengapresiasi penangkapan dari Biro Pengamanan Internal (Paminal) Polri terhadap Franky Haryanto.

"Saya apresiasi kepada Paminal dan Propam karena mereka berarti sudah menjalankan perintah saya. Perintah saya dalam beberapa rapat terakhir lebih kurang minggu lalu pada saat gelar operasional, kebijakan saya adalah perang terhadap narkoba," kata Tito di Rumah Sakit Polri, Selasa (20/09/16).

Baca:


Editor: Agus Luqman
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Puasa kali ini bertepatan dengan masa kampanye pilkada 2018