Menteri Kehutanan Akan Rehabilitasi 60 Persen Hutan di Sulut

KLHK sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk rencana rehabilitasi tersebut.

Senin, 19 Sep 2016 10:43 WIB

Menteri LHK Siti Nurbaya. Foto: Aisyah Khairunisa/KBR.

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Manado- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan merehabilitasi 60 persen hutan di Sulawesi Utara yang kritis. Hal itu disampaikan Menteri LHK, Siti Nurbaya usai berkunjung ke Taman Nasional Bunaken, Hutan Rakyat Gunung Tumpah Manado dan Cagar alam batu putih Bitung. 


Menurutnya, KLHK sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk rencana rehabilitasi tersebut.

"Langkah-langkahnya kita sudah siapkan dan Gubernur Sulut sudah ketemu saya. Jadi saya kira kita akan melihat," ujar Siti Nurbaya.

Siti menambahkan kerusakan hutan di Sulawesi Utara karena kebakaran pada musim kemarau lalu dan pembalakan liar karena lemahnya pengawasan aparat hukum dan polisi hutan.

"Kalau kekurangan polisi hutan terjadi di seluruh Indonesia dan tahun 2016 ini kita sudah bahas dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara  dan saya kebagian untuk polisi hutan sejumlah 600 formasi," imbuhnya.

Dinas Kehutanan Sulawesi Utara kekurangan polisi kehutanan. Dari 9 kabupaten dan kota hanya ada 168 polisi kehutanan yang aktif. Padahal 60 persen dari areal hutan seluas 788.691,88 hektar di Sulawesi sudah kritis.

Hutan di Sulawesi Utara terbagi dalam hutan produksi konservasi (HPK) 14.643.49 hektar, hutan produksi (HP) 67.423.55 hektar, hutan produksi terbatas (HPT) 210.123.45 hektar. Kemudian hutan lindung (HL) 175.958.53 hektar serta hutan suaka alam (HSA) 320.543.15 hektar.

Baca juga: Asap Kebakaran Hutan Ganggu Lalu Lintas Pantura


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.