Kota Balikpapan Waspada Banjir dan Longsor

BPBD meminta masyarakat khususnya yang menempati daerah perbukitan agar berhati-hati.

Rabu, 14 Sep 2016 10:56 WIB

Banjir melanda kota Balikpapan 2015 lalu. Foto: Antara


KBR, Balikpapan– Memasuki musim hujan Kota Balikpapan kini dihantui ancaman bencana banjir dan tanah longsor. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Suseno mengatakan tingkat kerawanan salah satunya lantaran struktur tanah di Kota Balikpapan yang 55 persen merupakan areal berbukit.

Suseno meminta masyarakat khususnya yang menempati daerah perbukitan agar berhati-hati.

Menurut catatan BPBD Kota Balikpapan, titik banjir dan tanah longsor kini terus bertambah. Setidaknya ada tujuh wilayah yang disebut masuk kategori rawan terjadi tanah longsor dan banjir di antaranya Prapatan, Telagasari Gunung Sari, Karang Rejo dan Kampung Baru.

“Ya kalau kami kan dari segi kedaruratan, terutama apabila terjadi banjir atau longsor. Kami selalu siaga, karena kan kita ini 15 persen adalah tanah yang datar, dan 55 persen itu berbukit-bukit potensi terjadinya tanah longsor, seperti di Prapatan kemudian Telagasari,” kata Suseno, Rabu (14/09).

Dia menambahkan, BPBD Kota Balikpapan bekerja sama dengan TNI, kepolisian maupun SAR dibantu masyarakat akan mewaspadai terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

Masyarakat, kata dia, bisa melapor ke 0542-133 jika terjadi peristiwa banjir dan tanah longsor.

Editor: Malika

*  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.